Rumah untuk Pak Ayub

Rumah untuk Pak Ayub

Rumah untuk Pak Ayub

  • by Admin
  • 05 April 2017

Namanya Pak Ayub Abunawar, sosok luar biasa. Umurnya 88 tahun, istrinya meninggal sekitar 2 bulan yang lalu. Awalnya saya langsung berfikir, sungguh tega anaknya meninggalkan orangtua sendiri tanpa ada yang merawatnya. Tapi ternyata diluar dugaan, anak satu-satunya pun sudah meninggal.

"Dulu anak aku kerjo dengan wong cino di singepur, mati dibuangke wong ke laut"

(Read : dulu kerja dengan orang cina di singapura, meninggal dan dibuang ke laut).

Meski tidak bisa bertanya terlalu banyak dan rinci, aku tetap bisa menyelami bagaimana perasaan pak Ayub dengan kondisinya yang sekarang.

Bagi kita rumah adalah segalanya, tempat bernaung beristirahat bercanda tawa bersama keluarga. Tapi tidak untuk pak Ayub, beliau hidup sendiri di rumah sederhana ini, dinding dan lantai terbuat dari papan.

Aku permisi masuk melihat kedalam rumah sembari mengobrol ringan, suaraku kadang terdengar kadang tidak olehnya. Hati ini makin pilu, ingin menangis sejadinya. Tapi tidak, aku harus kuat di depan Pak Ayub.

Lihatlah.....rumah ini di huni ayam yang cukup banyak dan juga ada beberapa kucing. Kandang ayam, perabotan jaman bingen ada dimana-mana, Kompor dengan sumbu seadanya, bahkan jika kita menanak nasi sulit kubayangkan betapa laparnya perut ini menunggu kapan nasinya akan masak.

Persediaan air bersih, air minum, makanan, kasur, bantal, selimut, pakaian semuanya tidak ada. Beliau makan jika ada orang yang dengan tulus rela mengantarkan makanan kerumah, itu pun tidak setiap hari. Jika tidak ada yg mengantarkan makanan maka beliau menahan lapar. Selain faktor usia yang sudah renta, beberapa bulan yang lalu terjadi musibah, Pak Ayub kecelakaan di tabrak motor dan sekarang tidak kuat untuk berjalan jauh.

Saat ini...beliau membutuhkan makanan sehari-hari yang bisa langsung dimakan (mengingat peralatan dapur yang minim dan hanya tinggal sendiri), air minum, pakaian, kasur dan selimut.

Jika dari teman-teman ada yang bersedia menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu pak Ayub.

atau silahkan datang langsung ke rumahnya di Jl. mufakat kelurahan sei. Selincah kec. Kalidoni Palembang.

...Jazakumullah khairan katsiiraa.


Dukungan Sahabat Peduli



Program Peduli Lainnya

Alamat Kantor
  • Address: Jl. Gegerkalong Girang No. 32 Bandung - Pesantren Daarut Tauhiid
  • Informasi dan Konsultasi: 085 10001 7002
  • Fax: (022) 2021862
LAYANAN CHAT
Google+
© 2017 Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid