Masjid Baiturrohman Hampir Roboh, Jamaah Shalat pun Khawatir

Masjid Baiturrohman Hampir Roboh, Jamaah Shalat pun Khawatir

Masjid Baiturrohman Hampir Roboh, Jamaah Shalat pun Khawatir

  • by Admin
  • 18 April 2019

MASJID BAITURRAHMAN DUSUN MEKARWANGI YANG HAMPIR ROBOH

Senin, 8 April 2019 Tim Program DT Peduli survey ke daerah Jatiwaras tepatnya ke Dusun Mekarwangi Desa Mandala hurip Kec. Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya. Dari Pusat Kota menuju lokasi ini menempuh jarak sejauh 30 kilometer dan membutuhkan waktu hampir 2 jam menuju lokasi. Jalan dari pusat kecamatan Jatiwaras menuju kampung tsb sangat rusak penuh batu. Jarang sekali ada kendaraan roda empat melewati kampung ini. 

Kepala Kampung atau Dusun Mekarwangi Bp Jaelani menyampaikan bahwa Desa Mandalahurip adalah pemekaran dari Desa Mandalamekar. Karena Jumlah Penduduk yang semakin banyak dan wilayah desa yang luas maka warga bersepakat untuk terjadi pemekaran desa. Mandala berasal dari bahasa sunda yang artinya lahan atau daerah sedangkan hurip berarti subur atau sejahtera. Nama ini menjadi semngat warga disini menjadikan daerah yang subur dan sejahtera. 
Desa Mandalahurip ini memiliki beberapa potensi, yaitu memiliki potensi bidang pertanian, kehutanan, maupun perkebunan.

Desa Mandalahurip terbagi menjadi 4 dusun dan Salah satu dusun di Desa ini bernama dusun Mekarwangi, dusun ini merupakan dusun yang paling selatan di Desa Mandalahurip. Dusun Mekarwangi ini terbagi menjadi 4 RT masing masing RT dihuni sekitar 50 KK.  Alhamdulillah di dusun ini kegiatan keagamaan cukup berjalan baik. Di Dusun ini hanya terdapat 1 masjid Jami yaitu Masjid yang berada di RT 4. Dahulu sebelum Ibadah Sholat Jumat di laksanakan di Masjid RT 4 tsb, Mulai dari Sebelum tahun 70 an pertama kali Sholat Jumat digelar  di salah satu masjid di RT 03. Nama masjid tersebut adalah Masjid Baiturrahman. Dahulu Di masjid ini adalah tempat dilaksanakannya ibadah sholat jumat, pengajian bapa2, ibu2 dan semua tersentral di masjid ini. Tapi sekarang Masjid Baiturrahman ini hanya digunakan untuk sholat 5 waktu dan anak2 mengaji dengan kondisi masjid yang sangat memperihatinkan karena atap langit dan pondasi masjid tersebut mulai rapuh. 
Tim Survey yang ikut melaksanakan sholat di tempat merasakan kurang nyaman ibadah di masjid tersebut, selain karena kondisi lantai yang sangat kotor juga atap langit yang khawatir roboh membuat jamaah kurang nyaman melaksanakan sholat di tempat.

Kepala Dusun dan Para tokoh sudah mulai memikirkan untuk memangun ulang masjid tersebut, maka para tokoh tersebut berinisiatif menggalang dana untuk pembangunan masjid. Selama hampir 2 tahun blm bisa terealisasi karena keterbatasan dana yang sebagian besar mata pencahariannya buruh tani. Tapi alhamdulillah sedikit demi sedikit membeli pasir, bata dan batu yang sudah dibeli. Sisanya mereka terus berikhtiar demi terbangun kembali masjid yang bersih, nyaman untuk ibadah di dusun mereka.

Mereka berharap uluran bantuan Agniya untuk bisa membangun kembali masjid Baiturrahman berukuran luas 9 x 9 meter ini.


Dukungan Sahabat Peduli



Program Peduli Lainnya

Google+
© 2019 DT Peduli