Bantu ibu Imas, guru ngaji biaya operasi payudara stadium 4

Bantu ibu Imas, guru ngaji biaya operasi payudara stadium 4

Bantu ibu Imas, guru ngaji biaya operasi payudara stadium 4

  • by Admin
  • 11 July 2017

UPDATE 

Kamis (17/8) DPU Daarut Tauhiid Sukabumi telah menyalurkan amanah donasi dari donatur. 

Saat ini kondisi Bu Imas melemah. Pembuluh darah di bibir dan beberapa titik di telapak tangan dan kaki pecah. Alhamdulillah, wakil Walikota Sukabumi bersama Dinas Kesehatan akan membawa Bu Imas ke Bandung untuk kemoterapi. 

Semoga Bu Imas segera pulih. 

 

 

UPDATE

Sabtu (12/8) DPU Daarut Tauhiid Sukabumi mengantarkan amanah dari donatur yang mengirimkan bawang dayak untuk Bu Imas. Kondisi Bu Imas semakin lemah. Bibirnya mengelupas dan mengeluarkan darah. Di telapak tangan dan kaki muncul titik-titik merah. 

 

UPDATE

Minggu (13/8), Bu Imas dijenguk oleh Achmad Fahmi, Wakil Walikota Sukabumi. Beliau akan bantu koordinasi dengan RSUD SyamsudinBuntuk proses pemulihan Bu Imas.

----

Ibu Imas (41), seorang guru ngaji yang beralamat di Jl. Pelabuan 2 Warudoyong RT 07/RW 01 Kelurahan Warudoyong, Sukabumi awal tahun 2017 mengalami pembengkakan di payudara ketika menyusui. Awalnya bidan mengatakan ini hanya penyumbatan saja. Namun kian lama benjolan membesar dan  mengeras sehingga pada Maret 2017 payudara sebelah kiri ibu Imas mengeluarkan darah. 

Dengan kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) ibu Imas berobat menggunakan rujukan ke RSUD setempat dan menunggu jadwal operasi yang belum pasti kapan. 

Di biopsi di bulan Maret, ibu Imas positif mengalami kanker payudara stadium 3. Hingga Mei 2017 ibu Imas disarankan untuk operasi di salah satu rumah sakit swasta di Sukabumi. Operasi pun dilakukan namun pascaoperai, payudara malah semakin membesar. 

Dirujuk ke salah satu rumah sakit di Bandung untuk penanganan lebih intensif. Sayang, penanganan tidak bisa dilanjutkan karena lemahnya Kondisi fisik ibu Imas. Imunitasnya menurun serta belum mendapatkan perawatan medis, hanya alternatif saja. Obat yang diterima hanya penahan sakit. Anaknya masih berusia 15 bulan terpaksa berhenti menyusui. 

Suami ibu Imas sendiri adalah seorang penjual kangkung di pasar kota Sukabumi dengan gerobak. Keuntungan per hari paling tinggi Rp 100.000.


Dukungan Sahabat Peduli



Program Peduli Lainnya

Alamat Kantor
  • Address: Jl. Gegerkalong Girang No. 32 Bandung - Pesantren Daarut Tauhiid
  • Informasi dan Konsultasi: 085 10001 7002
  • Fax: (022) 2021862
LAYANAN CHAT
Google+
© 2017 Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid