Bantu Pengobatan Ahmat Hidayat korban kecelakaan

Bantu Pengobatan Ahmat Hidayat korban kecelakaan

array(24) { ["PROGRAM_ID"]=> string(2) "93" ["SUBJECT"]=> string(48) "Bantu Pengobatan Ahmat Hidayat korban kecelakaan" ["ID_PROGRAM_ZEN"]=> string(2) "24" ["qurban"]=> string(1) "0" ["id_kantor"]=> string(2) "29" ["SEO_URL"]=> string(48) "Bantu-Pengobatan-Ahmat-Hidayat-korban-kecelakaan" ["CREATOR"]=> string(0) "" ["SUMMARY"]=> string(294) "Sudah 2 bulan di rawat di rumah sakit dalam keadaan koma, korban mengalami patah tulang kaki, retak batok kepala, dan retak tulang pipi. Saat ini korban sudah kembali ke rumah dengan kondisi tubuhnya yang masih kaku, hanya mata yang bisa berkedip, juga tulang kaki yang patah dan retak pipinya." ["CONTENT"]=> string(1785) "

Ahmad Hidayat (18 tahun) adalah korban kecelakaan di Cot Keueng, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.
Sudah 2 bulan di rawat di rumah sakit dalam keadaan koma, korban mengalami patah tulang kaki, retak batok kepala, dan retak tulang pipi. Saat ini korban sudah kembali ke rumah dengan kondisi tubuhnya yang masih kaku, hanya mata yang bisa berkedip, juga tulang kaki yang patah dan retak pipinya. Pihak dokter belum bisa melakukan operasi karena korban belum sadarkan diri.
Selama 2 pekan sekali, korban di bawa oleh ibunya untuk rawat jalan di rumah sakit. Tetapi ketika ingin berobat, terkendala dengan transportasi untuk membawa Ahmad Hidayat ke rumah sakit dengan jarak tempuh sekitar 30 menit ke rumah sakit.

Tentang Keluarga Ahmad Hidayat
Keluarga korban termasuk kerluarga kurang mampu. Ayahnya sudah 3 tahun meninggalkan rumah. Setiap bulan ayahnya hanya mengirim biaya untuk kebutuhan hidup sebesar 400.000/bulan. Malahayati, ibunya Ahmad Hidayat, sehari hari bekerja sebagai tukang cuci baju dari satu rumah ke rumah lainnya untuk menghidupi 3 anaknya dan neneknya yg sedang sakit juga di rumah.
Dua adik Ahmad Hidayat masih sekolah dan ngaji di pesantren. Kebutuhan kedua adiknya untuk sekolah membuat ibunya harus bekerja sebagai tukang cuci.
Setiap malam Ahmad Hidayat merasakan kedinginan, karena jendela kamar yang di tempatinya tidak ada. Hanya beberapa kayu saja yang menutupi  sebagai jendela sementara.
Untuk biaya beli susu sebagai makanan Ahmad Hidayat dan beli popok, ibu Ahmad hanya menggunakan uang yang diberikan warga disaat mengunjunginya di rumah. Selebihnya tidak ada. Lokasi rumah korban: Desa Lamteube, Mon Ara, kecamatan Kuta baro, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

" ["C5_FID"]=> string(4) "3460" ["C5_FVID"]=> string(1) "1" ["TIPE"]=> string(0) "" ["PUBLISH"]=> string(1) "1" ["DATE_START"]=> string(10) "0000-00-00" ["DATE_END"]=> string(10) "0000-00-00" ["donate"]=> string(1) "1" ["ADD_TO_SLIDESHOW"]=> string(1) "0" ["show_title"]=> string(1) "1" ["C5_FID_SLIDESHOW"]=> string(0) "" ["C5_FVID_SLIDESHOW"]=> string(0) "" ["USER_ADD"]=> string(1) "1" ["USER_CHANGE"]=> string(1) "0" ["DATE_ADD"]=> string(19) "2017-08-04 13:51:35" ["DATE_CHANGE"]=> string(19) "0000-00-00 00:00:00" }

Bantu Pengobatan Ahmat Hidayat korban kecelakaan

  • by Admin
  • 04 August 2017

Ahmad Hidayat (18 tahun) adalah korban kecelakaan di Cot Keueng, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.
Sudah 2 bulan di rawat di rumah sakit dalam keadaan koma, korban mengalami patah tulang kaki, retak batok kepala, dan retak tulang pipi. Saat ini korban sudah kembali ke rumah dengan kondisi tubuhnya yang masih kaku, hanya mata yang bisa berkedip, juga tulang kaki yang patah dan retak pipinya. Pihak dokter belum bisa melakukan operasi karena korban belum sadarkan diri.
Selama 2 pekan sekali, korban di bawa oleh ibunya untuk rawat jalan di rumah sakit. Tetapi ketika ingin berobat, terkendala dengan transportasi untuk membawa Ahmad Hidayat ke rumah sakit dengan jarak tempuh sekitar 30 menit ke rumah sakit.

Tentang Keluarga Ahmad Hidayat
Keluarga korban termasuk kerluarga kurang mampu. Ayahnya sudah 3 tahun meninggalkan rumah. Setiap bulan ayahnya hanya mengirim biaya untuk kebutuhan hidup sebesar 400.000/bulan. Malahayati, ibunya Ahmad Hidayat, sehari hari bekerja sebagai tukang cuci baju dari satu rumah ke rumah lainnya untuk menghidupi 3 anaknya dan neneknya yg sedang sakit juga di rumah.
Dua adik Ahmad Hidayat masih sekolah dan ngaji di pesantren. Kebutuhan kedua adiknya untuk sekolah membuat ibunya harus bekerja sebagai tukang cuci.
Setiap malam Ahmad Hidayat merasakan kedinginan, karena jendela kamar yang di tempatinya tidak ada. Hanya beberapa kayu saja yang menutupi  sebagai jendela sementara.
Untuk biaya beli susu sebagai makanan Ahmad Hidayat dan beli popok, ibu Ahmad hanya menggunakan uang yang diberikan warga disaat mengunjunginya di rumah. Selebihnya tidak ada. Lokasi rumah korban: Desa Lamteube, Mon Ara, kecamatan Kuta baro, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.


Dukungan Sahabat Peduli



Program Peduli Lainnya

Alamat Kantor
  • Address: Jl. Gegerkalong Girang No. 32 Bandung - Pesantren Daarut Tauhiid
  • Informasi dan Konsultasi: 085 10001 7002
  • Fax: (022) 2021862
LAYANAN CHAT
Google+
© 2017 Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid