Alergi Matahari, Ana Harus Segera Ditangani Sebelum Kebutaan

Alergi Matahari, Ana Harus Segera Ditangani Sebelum Kebutaan

Alergi Matahari, Ana Harus Segera Ditangani Sebelum Kebutaan

  • by Admin
  • 29 August 2019

Segera Tolong Ana Maulinda Mengidap Penyakit Alergi Matahari Menyebabkan Tidak Bisa Melihat


Kuningan, 28 Agustus 2019- Ana Maulinda begitulah Namanya. Nama pemberian kedua orang tuanya bernama Nana dan Yayah masyarakat  Dusun Cikawung RT 06/04 Desa Cihideun Hilir Kecamatan. Keceriaannya yang dulu kini berubah menjadi pemalu takut dengan orang lain, tertutup dan tidak berani keluar rumah.


Pada usia 1 Tahun bintik hitam muncul di wajah seperti kutil kemudian diperiksakan ke puskesmas namun belum ada tanda -tanda kesembuhan, lambat laun menginjak sekolah di TK bitnik-bintik hitam semakin banyak dan ada satu bintik besar sekitar mata. Andai saja tidak segera, penanganan lebih cepat bisa mengakibatkan kebutaan. Menurut informasi yang didapat dari orang tuanya pada saat ambil makanan pun tidak kelihatan. Sebelum melakukan penanganan Alergi, Ana harus secepatnya di tanggani bintik-bintik sekitar mata di Rumah sakit Mata Cicendo Bandung. 

Jangankan untuk berobat ke Bandung untuk makan sehari-haripun Nana kewalahan karena tidak memiliki pekerjaan tetap hanya mengandalkan pekerja serabutan buruh bangunan. Jika ada yang membutuhkan tenaganya maka keluarganya bisa makan dan begitupun sebaliknya.

“Informasi dari orang lain kata dokter untuk mengobati penyakit tersebut harus membeli obat dengan biaya Rp 15.000.000 dalam satu bulan yaitu obat diminum, makanan, vitamin itupun belum pasti akan sembuh. Dikarenakan faktor ekonomi dari keluarga kurang mampu hingga saat ini penangganan medis kurang maksimal. Karena penglihatan semakin terganggu Ana tidak sekolah dan mengaji, ia sangat sedih dengan kondisi seperti ini.” ujar ibu imas 

Mari bantu Ana Maulinda sehat kembali berjuang melawan penyakitnya. Semoga Doa dan dukungan dari kita bisa membuat ana tersenyum dan bisa menatap  masa depan lebih cerah.


Dukungan Sahabat Peduli



Program Peduli Lainnya

Google+
© 2019 DT Peduli